Sinar matahari memang dibutuhkan anak-anak untuk perkembangan tulang. Namun, bagi bocah dua tahun asal Inggris ini, matahari justru hanya akan membuat kulitnya melepuh.
Leighton Browning, nama bayi tersebut, menderita fotosensitifitas. Reaksi abnormal kulit terhadap cahaya dan sinar matahari. Cuaca cerah baru-baru ini, membuat kulitnya pecah-pecah dan melepuh, seperti dirangkum Daily Mail.
Ini artinya, bocah mungil itu tidak diperbolehkan untuk keluar rumah dan bertatapan langsung dengan matahari, tanpa adanya pelembab pelindung matahari di tubuh. Kondisi langka ini terjadi ketika Leighton menjalani operasi sumsum tulang belakang.
Sewaktu lahir, Leighton menderita Juvenile Myelomonocytic Leukemia (JMML), jenis kanker langka yang mempengaruhi satu banding satu juta anak di dunia. Sejak menjalani transplantasi, sisitem imun Leighton turun drastis. Menurut dokter yang menanganinya, kondisi inilah yang membuat Leighton menderita fotosensitivitas.
Menurut ibunya, Zoe, Leighton hanya dapat keluar di waktu pagi dan malam hari. Ia juga harus menutupi jendela rumah dengan tirai agar cahaya matahari tidak masuk ke dalam rumah.
"Kulitnya akan berubah warna ketika terkena matahari, menjadi merah dan putih. Setelah itu, ia akan terus menggaruk tubuhnya." (eh)

0 komentar:
Posting Komentar