Siomay. Panganan ringan yang berbahan baku tepung dan ikan tenggiri ini adalah makanan cemilan yang sangat difavoritkan oleh masyarakat. Kudapan yang pas jika dikunyah pada sore hari ini digemari banyak kalangan dari anak – anak sampai dewasa. Bahkan akhir – akhir ini ada saja produsen siomay yang menjual siomaynya dengan nama “Siomay Pink”.
Namun kamu penggemar siomay, harus berhati – hati karena ada banyak pedangang siomay yang bertindak nakal dengan mengganti bahan baku siomay asli berbahan ikan tenggiri dengan ikan lain dengan kualitas rendah yang dapat mengancam kesehatan kamu. Demi mendapatkan keuntungan yang lebih. Mereka mengganti ikan tenggiri dengan ikan sapu – sapu yang didapatkan dari Kali Ciliwung.
Ikan sapu – sapu yang didapatkan dari Kali Ciliwung ini diketahui ikan yang mengkonsumsi endapan lumpur dan sampah. Dan jika dikonsumsi oleh masyarakat akan membahayakan kesehatan karena menurut penelitian, endapan lumpur di Kali Ciliwung tercemar logam dengan konsentrasi tinggi.
Sebenarnya ikan sapu – sapu adalah ikan yang layak dikonsumsi. Tetapi, ikan sapu – sapu yang dapat dikonsumsi adalah ikan yang di ternak yang diberi pakan ikan dan bukan ikan liar yang memakan sampah dan endapan lumpur.
Maka kamu sekarang jika ingin memakan siomay harus lebih berhati – hati dan jeli. Berikut ada tips untuk kamu yang gemar makan siomay untuk membedakan siomay berbahan ikan tenggiri dengan ikan sapu – sapu. Siomay yang terbuat dari ikan tenggiri, kenyal dan wangi gurih saat dibuka tutup panci. Sedangkan siomay yang berbahan dasar ikan sapu – sapu, lembek dan berbau amis saat dibuka tutup pancinya.
Pemilihan makanan yang baik akan memberikan dampak yang baik pula bagi kesehatan kita. Maka berhati – hatilah saat mengkonsumsi apapun. Perhatikan bentuk, rasa dan warna sebelum mengkonsumsinya.
0 komentar:
Posting Komentar